Rusli Abdullah's Blog

-thinking-reading-writing-sketching-traveling-


Opinion

  • Pertumbuhan Autopilot 5%

    Ekonomi Indonesia bisa tumbuh pada kisaran 5% pada tahun ini dengan kondisi autopilot. Kondisi tersebut adalah belanja pemerintah berjalan, minimal tidak berkurang, serta konsumsi rumah tangga yang terjaga. Kondisi tersebut didukung oleh ekspor dan investasi yang tidak tumbuh signifikan. Apabila menghendaki pertumbuhan di angka 6%, maka hal yang perlu di dorong adalah ekspor dan investasi. Continue reading

  • Lebaranomics

    Salah satu momen pendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia adalah momen hari raya, salah satunya Hari Raya Idul Fitri. Hal ini karena pada momen hari raya, konsumsi masyarakat kita meningkat drastis, terutama masyarakat Muslim. Makanan, sandang, dan jasa (transportasi dan pembayaran) adalah komoditas dan sektor paling banyak disasar. Namun, ada satu hal yang menjadi penghambat momen Continue reading

  • Di Balik Stabilitas Harga

    Momen puasa dan Lebaran tahun ini menjadi nafas segar bagi pemerintah, terutama Kementerian Perdagangan yang tidak kelimpungan dalam menjaga harga kebutuhan pangan. Namun demikian, di balik “keberhasilan” itu, terdapat sebuah lampu kuning yang perlu diperhatikan secara betul, yakni penurunan daya beli masyarakat. Stabilitas harga memang dibutuhkan selama momen puasa dan hari raya. Pada momen inilah Continue reading

  • Tantangan Kabinet OJK

    Majalah the Economist edisi 8 April 2017 mengangkat sebuah ulasan berjudul The History of Growth should be all about recessions : Faster growth is not due to bigger booms, but to less shrinking. Tulisan tersebut memaparkan pandangan baru mengenai pertumbuhan ekonomi yang cepat seperti dialami oleh negara-negara Eropa antara 1800 hingga 1950. Pada 1800-an, GDP Continue reading

  • Jalan Terjal Menuju Single Digit

    Mengapa Suku Bunga Perbankan di Indonesia Tinggi ? Suku bunga rendah sangat dibutuhkan dalam perekonomian Indonesia. Salah satu alasannya adalah untuk memacu penyaluran kredit. Ketika kredit bertumbuh pesat, maka output dalam perekonomian bertambah yang berujung dalam pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja. Sudah lama bunga rendah hanya menjadi bunga mimpi bagi para pelaku ekonomi yang Continue reading

About Me

Lahir di Kebumen, Jawa Tengah pada 16 Januari 1985. Menyelesaikan pendidikan S 1 nya di Jurusan Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan, FEB UNDIP Semarang (2008) dan Magister Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan di Universitas yang sama (2011-2013). Merintis karir sebagai peneliti diawali menjadi Asisten Peneliti di Laboratorium Studi Kebijakan Ekonomi (LSKE) FEB UNDIP pada 2006. Setelah lulus Sarjana pernah menjadi wartawan ekonomi Suara Merdeka dan bergabung dengan Institute for Economics Research and Social Studies (interess) Semarang 2009-2014, dan Pusat Kajian Pembangunan, LPPM Universitas Diponegoro tahun 2011-2013. Sejak April 2014-sekarang bergabung dengan INDEF. Email : rusli.abdulah@indef.or.id, Twitter : @rabdulah

Newsletter