Opinion
-
Pemerintah Disarankan Buat Peta Transisi Minyak Goreng Wajib Kemasan
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Ekonom dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Rusli Abdullah menyarankan pemerintah agar membuat peta transisi menuju minyak goreng wajib kemasan. Hal itu agar para produsen minyak goreng curah dapat lebih siap untuk menerapkan wajib kemasan. “Larangan minyak goreng curah dan mewajibkan kemasan jangan sampai batal, harus ada sebuah peta jalan transisi ke arah sana. Continue reading
-
Harga pangan dunia tertinggi sejak 2014, Indonesia perlu waspada
Harga pangan di pasar global secara perlahan tapi pasti terus menanjak naik akibat pertumbuhan permintaan tak diikuti kenaikan pasokan. Harga pangan saat ini, bahkan merupakan yang tertinggi sejak 2014. Sejumlah kalangan meminta pemerintah menyiapkan langkah khusus agar kenaikan harga itu tidak berdampak pada Indonesia. Menurut Peneliti Center of Food, Energy, and Sustainable Development Institute for Continue reading
-
Harga Beras Juni 2015-April 2020
Selama periode Juni 2015-April 2020, rata-rata harga beras nasional di tingkat penggilingan mengalami tren kenaikan, baik untuk kualitas premium, medium dan rendah. Menjelang akhir tahun (November dan Desember) serta awal tahun (Januari – Februari) terjadi kenaikan harga untuk masing-masing jenis beras. Memasuki bulang Maret, harga beras kembali turun. Penyebab utama adanya tren kenaikan harga di Continue reading
-
Jokowi – Maaruf Food Challenge
This article is English version from article that published in Koran Sindo 21 December 2019 Indonesia with a population of 270 million people need food supply every day. The need increases consistent, sustainable and ensured to increase annually due to high growth on its population. Underlying the fact, there are six food challenges in general Continue reading
-
Tantangan Pangan Jokowi Ma’ruf
Indonesia dengan jumlah penduduk 270 juta jiwa membutuhkan asupan pangan setiap harinya. Asupan tersebut harus konsisten, berkelanjutan dan dipastikan meningkat setiap tahunnya. Mendasari pada fakta tersebut, setidaknya terdapat enam tantangan bidang pangan secara umum harus dihadapi Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf yang bisa berujung pada pengendalian inflasi pangan. Continue reading
About Me
Lahir di Kebumen, Jawa Tengah pada 16 Januari 1985. Menyelesaikan pendidikan S 1 nya di Jurusan Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan, FEB UNDIP Semarang (2008) dan Magister Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan di Universitas yang sama (2011-2013). Merintis karir sebagai peneliti diawali menjadi Asisten Peneliti di Laboratorium Studi Kebijakan Ekonomi (LSKE) FEB UNDIP pada 2006. Setelah lulus Sarjana pernah menjadi wartawan ekonomi Suara Merdeka dan bergabung dengan Institute for Economics Research and Social Studies (interess) Semarang 2009-2014, dan Pusat Kajian Pembangunan, LPPM Universitas Diponegoro tahun 2011-2013. Sejak April 2014-sekarang bergabung dengan INDEF. Email : rusli.abdulah@indef.or.id, Twitter : @rabdulah
