Rusli Abdullah's Blog

-thinking-reading-writing-sketching-traveling-


Opinion

  • Bom Waktu Defisit Migas

    Lebaran kemarin penulis hampir tidak menjumpai warga yang mengayuh sepeda di desa asal penulis. Paman saya yang tahun lalu masih memakai sepeda ontel, sekarang sudah mengendarai sepeda motor bekas. Melihat fenomena itu saya berharap harga minyak dunia tidak naik di tengah tensi geoekonomi politik dunia yang berubah cepat. Continue reading

  • Ketahanan Pangan Indonesia Masih Rapuh

    Masalah pangan, memang terdapat pangan kita yang sudah swasembada tapi ada juga yang belum. Daging ayam sebetulnya sudah bisa berswasembada, hanya masalahnya hari ini terdapat konsekuensi dari keputusan sidang WTO yang  memenangkan Brazil terkait ekspor ayam mereka ke Indonesia. Continue reading

  • Segera Sahkan RUU Sumber Daya Genetik!

    Permasalahan pemulia benih seperti Tgk Munirwan di Aceh sebetulnya adalah masalah hak cipta atau royalti. Seseorang memang dilarang untuk mengembangkan benih yang semula berasal dari atau benih jagung merek x yang telah dipatenkan oleh korporasi misalnya, lalu ada pihak yang mengembangkan lebih lanjut benih tersebut, maka dia bisa kena delik hak cipta dan bisa dituntut Continue reading

  • Catatan Akhir Tahun Sektor Pertanian : Pembenahan Butuh Waktu dan Banyak PR

    Satu hal penting yang perlu dicatat di sektor pertanian pada 2018 adalah koreksi data luas lahan pertanian sawah oleh Badan Pusat Statistik. Koreksi data luas lahan sawah dengan menggunakan metode kerangka sampel area (KSA) didapuk memiliki akurasi yang lebih dibandingkan dengan metode eye estimation (estimasi pandangan mata) yang sejak lama digunakan. Koreksi data luas lahan Continue reading

  • Menguji Dampak Relaksasi LTV

    Kebijakan uang muka 0 persen dan pembiayaan bagi pengembang dinilai akan mendorong sektor properti dan juga perekonomian. namun, demikian jika tidak diiringi oleh relaksasi lain di bidang fiskal, bisa jadi hasilnya akan berbeda Continue reading

About Me

Lahir di Kebumen, Jawa Tengah pada 16 Januari 1985. Menyelesaikan pendidikan S 1 nya di Jurusan Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan, FEB UNDIP Semarang (2008) dan Magister Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan di Universitas yang sama (2011-2013). Merintis karir sebagai peneliti diawali menjadi Asisten Peneliti di Laboratorium Studi Kebijakan Ekonomi (LSKE) FEB UNDIP pada 2006. Setelah lulus Sarjana pernah menjadi wartawan ekonomi Suara Merdeka dan bergabung dengan Institute for Economics Research and Social Studies (interess) Semarang 2009-2014, dan Pusat Kajian Pembangunan, LPPM Universitas Diponegoro tahun 2011-2013. Sejak April 2014-sekarang bergabung dengan INDEF. Email : rusli.abdulah@indef.or.id, Twitter : @rabdulah

Newsletter