Tutorial
-
Analisis Spasial dengan GeoDa : Download GeoDa
Postingan ini merupakan postingan awal untuk seri analisis Spasial dengan GeoDa. Pada tulisan kali ini, saya ingin membagikan tautan bagaimana mendownload GeoDa, khususnya untuk pengguna Windows. Softaware GeoDa merupakan software analisis spasial yang menggunakan user interface (mengutamakan penggunaan mouse untuk menjalankan softwarenya). Hal ini berbeda dengan Stata, R, atau Python yang mengutamakan coding. Dengan demikian, Continue reading
-
Put the plotly chart into blog
Visualizing the data as part of the research output is essential. It would help the reader enjoy the reading process and understand what is behind the data or findings. In this post, I want to share how to embed the chart into a blog. I use Google Golab to run Python code and process the Continue reading
-
Merge polygon using QGIS
This video explains how to merge two polygons using QGIS. We’re taking two separate areas of land divided by a lake and joining them together. This tutorial also shows how to make the lake and all the land around it into one big area or a polygon in QGIS. Merging and splitting areas or polygons Continue reading
-
Import shapefile into QGIS
Shapefiles in spatial analysis are super important when we are using QGIS. Shapefiles are like the building blocks of your maps in QGIS. They’re particular files that hold information about real places and things, but in a way that computers can understand. When you bring a shapefile into QGIS, it’s like adding a new layer Continue reading
-
Data Management #1 Merge Data BPS dengan Non BPS

Menggabungkan data BPS dengan data non BPS menggunakan Ms Excel Video ini menginfokan langkah-langkah menggabungkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan non BPS menggunakan fungsi ‘VLOOKUP di Ms Excel. Terkadang kita menjumpai data yang berasal dari luar BPS urutan kabupaten/kota nya tidak sama dengan data dari BPS. Sebagaimana diketahui, data-data regional dari BPS memiliki Continue reading
About Me
Lahir di Kebumen, Jawa Tengah pada 16 Januari 1985. Menyelesaikan pendidikan S 1 nya di Jurusan Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan, FEB UNDIP Semarang (2008) dan Magister Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan di Universitas yang sama (2011-2013). Merintis karir sebagai peneliti diawali menjadi Asisten Peneliti di Laboratorium Studi Kebijakan Ekonomi (LSKE) FEB UNDIP pada 2006. Setelah lulus Sarjana pernah menjadi wartawan ekonomi Suara Merdeka dan bergabung dengan Institute for Economics Research and Social Studies (interess) Semarang 2009-2014, dan Pusat Kajian Pembangunan, LPPM Universitas Diponegoro tahun 2011-2013. Sejak April 2014-sekarang bergabung dengan INDEF. Email : rusli.abdulah@indef.or.id, Twitter : @rabdulah
