Rusli Abdullah's Blog

-thinking-reading-writing-sketching-traveling-


Opinion

  • Menelisik Dampak Ekonomi Pilkada

    Perhelatan pemilu langsung 2018 sebanyak 171 pilkada pada bulan Juni mendatang setidaknya bisa membawa keuntungan ekonomi sekitar Rp 91 triliun. Continue reading

  • When Inequality is Inevitable

    Inequality is inevitable. However, its existence becomes a scourge for every country in the world if the imbalance that separates the rich and the poor as far west and eastern horizon. As a result, the nation can be ascertained unstable. A melee would be natural in an economy of extreme inequality No country on the Continue reading

  • Never Ending Face Problem of Indonesia’s Palm Oil

    This is my English version of my article “Bagi Industri Sawit, Badai Belum Berlalu” that published in Watyutink Media Online. After the winning of Indonesia’s lawsuit against EU policy in the imposition of Anti Dumping Import Duty on Indonesian biodiesel products in World Trade Organization (WTO), there are still obstacles to our palm oil. The Continue reading

  • Catatan Terhadap HET Beras

      Penulis mengapresiasi Kementerian Perdagangan (Kemendag) yang mengeluarkan beleid harga eceran tertinggi (HET) beras yang berbeda-beda di setiap wilayah dan jenis beras. Ini keputusan rasional, mengingat pembentukan harga beras di setiap wilayah memang berbeda-beda. Banyak faktor yang memengaruhi pembentukan harga beras.  Misal biaya transportasi dari sawah hingga ke konsumen. Continue reading

  • Tantangan Perbankan Syariah

    Perkembangan perbankan Syariah pasca dikeluarkannya fatwa tentang riba, tidak semulus yang dibayangkan. Pasca adanya fatwa, banyak pihak yang berpendapat bahwa hal ini merupakan angin segar bagi perbankan Syariah berupa semakin meningkatnya nasabah yang berdampak pada kinerja perbankan Syariah. Namun, anggapan tersebut tidak 100% benar. Faktanya, hingga saat ini perbankan Syariah di Indonesia menghadapi tantangan berat Continue reading

About Me

Lahir di Kebumen, Jawa Tengah pada 16 Januari 1985. Menyelesaikan pendidikan S 1 nya di Jurusan Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan, FEB UNDIP Semarang (2008) dan Magister Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan di Universitas yang sama (2011-2013). Merintis karir sebagai peneliti diawali menjadi Asisten Peneliti di Laboratorium Studi Kebijakan Ekonomi (LSKE) FEB UNDIP pada 2006. Setelah lulus Sarjana pernah menjadi wartawan ekonomi Suara Merdeka dan bergabung dengan Institute for Economics Research and Social Studies (interess) Semarang 2009-2014, dan Pusat Kajian Pembangunan, LPPM Universitas Diponegoro tahun 2011-2013. Sejak April 2014-sekarang bergabung dengan INDEF. Email : rusli.abdulah@indef.or.id, Twitter : @rabdulah

Newsletter