Opinion
-
CO Emission Map of Jakarta 2019-2020

The map compares Jakarta’s (the capital city of Indonesia) CO (carbon monoxide) emissions during 2019 and 2020. It aims to generate a visualization about the level of emissions pre-pandemic and during the COVID-19 pandemic. The source of data is Sentinel-5P NRTI CO. The map shows that during the first year of the pandemic (2020), the Continue reading
-
Ketahanan Pangan di Balik Makan Siang Gratis
Program makan siang gratis pasangan calon presiden Prabowo-Gibran bisa berkontribusi bagi peningkatan ketahanan pangan nasional dan pemerataan ekonomi. Salah satu syarat mendasarnya adalah mengutamakan lokalitas. Lokalitas di sini artinya kebijakan yang ada harus bersifat bottom up, melibatkan masyarakat sekitar dan tidak tersentralisasi di pusat. Ujungnya, pengetahuan akan keragaman pangan lokal akan terjaga serta efek pengganda Continue reading
-
Teropong Ekonomi 2045 : Hasil Pemilu 2024 adalah Kunci
Siapa pun presiden yang terpilih, dia harus membawa arah perjalanan ekonomi Indonesia ke jalur pencapaian Indonesia Emas 2045. Hal ini penting agar jebakan kelas menengah tidak terjadi di Indonesia yang berujung pada kegagalan menjadi negara maju. Karena bagaimanapun juga, presiden terpilih 2024 memiliki peluang untuk terpilih kembali di 2029 yang berarti memiliki masa jabatan 2 Continue reading
-
UU Kesehatan dan Cuan Industri Asuransi
Di tengah pro dan kontra pengesahan UU Kesehatan yang baru, terdapat satu aspek yang menguntungkan bagi ekonomi sektor kesehatan yakni adanya kewajiban perlindungan kesehatan bagi pekerja. Selain itu, klausul ini tidak mewajibkan pemberi kerja harus memilih jasa asuransi kesehatan mana yang akan dipilih dalam melaksanakan kewajiban klausul tersebut. Meski tidak ada keharusan untuk mendaftarkan pekerja Continue reading
-
The Dedollarization Trend: As Necessity or As Followers?
Various factors influence the volatility of the USD in countries outside the United States. One of the most noticeable and widely agreed upon by economists is the fluctuation of the Federal Reserve (the Fed) rate. Also, The Russia-Ukraine conflict has strengthened the discourse on de-dollarisation, not only at the bilateral level between nations but also… Continue reading
About Me
Lahir di Kebumen, Jawa Tengah pada 16 Januari 1985. Menyelesaikan pendidikan S 1 nya di Jurusan Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan, FEB UNDIP Semarang (2008) dan Magister Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan di Universitas yang sama (2011-2013). Merintis karir sebagai peneliti diawali menjadi Asisten Peneliti di Laboratorium Studi Kebijakan Ekonomi (LSKE) FEB UNDIP pada 2006. Setelah lulus Sarjana pernah menjadi wartawan ekonomi Suara Merdeka dan bergabung dengan Institute for Economics Research and Social Studies (interess) Semarang 2009-2014, dan Pusat Kajian Pembangunan, LPPM Universitas Diponegoro tahun 2011-2013. Sejak April 2014-sekarang bergabung dengan INDEF. Email : rusli.abdulah@indef.or.id, Twitter : @rabdulah
