Notes
-
Hidden Gems Beasiswa

Berbicara beasiswa, ada dua hidden gems yang jarang diekspose atau dibahas dalam seminar-seminar beasiswa. Padahal dua hal ini menurut saya adalah salah satu faktor penentu untuk melanjutkan studi baik S2 atau S3 menggunakan skema beasiswa, di luar syarat-syarat mendasar lain untuk daftar beasiswa. Kedua “hidden gems” tersebut adalah adalah status sandwich generation dan kewajiban finansial. Continue reading
-
Masa “isolasi” mahasiswa baru di Jepang

Oktober 2024 besok akan dimulai semester baru ( fall semester 2024/2025) di kampus-kampus Jepang. Bagi teman-teman yang akan datang ke Jepang dan memulai perkuliahan baik sebagai research student ataupun bukan, secara default akan tinggal di asrama mahasiswa selama minimal 6 bulan. Berdasarkan pengalaman penulis, ada beberapa alasan mengapa mahasiswa asing perlu “diisolasi” di asrama. 1. Continue reading
-
Tantangan sekolah doktoral bukan hanya kehidupan akademik semata

Sebelum berangkat sekolah doktoral, saya mendapat beragam wejangan dari teman-teman yang telah menyelesaikan sekolah doktoral mereka. Salah satu hal yang mengena adalah Ph.D life is not only about dealing with academic life, but also dealing with non academic life. Mentang-mentang sudah “bertapa”, tantangan non akademik hilang begitu saja. Saya awalnya tidak percaya akan kata-kata tersebut. Continue reading
-
Ditilang Polisi Jepang
Di Jepang, penegakkan aturan menjadi hal yang perlu diacungi jempol. Berbarengan dengan penanaman etika sejak sekolah dasar, penegakan hukum di Jepang menjadi hal yang mudah. Sebuah pelanggaran akan menjadi spotlight saking “langkanya” pelanggaran atas aturan. Contohnya adalah buang sampah. Selain larangan, penanaman disiplin sejak dini bahwa “sampahmu adalah tanggung jawabmu” menjadikan negara ini bersih. Orang yang buang Continue reading
-
Perjalanan ke Jepang (Nagoya)
Akhirnya hari yang dinanti tiba. Menggunakan maskapai JAL saya berangkat ke Nagoya Jepang. Sendirian. Perjalanan kali ini adalah yang pertama kali saya ke Negeri Sakura. Saya sudah membayangkan bagaimana riweh dan repotnya ketika perjalanan nanti. Mulai loading bagasi, pemeriksaan imigrasi hingga perjalanan ke Dormitory. Hal ini tentunya berbeda dengan perjalanan grup atau dinas negara dimana Continue reading
About Me
Lahir di Kebumen, Jawa Tengah pada 16 Januari 1985. Menyelesaikan pendidikan S 1 nya di Jurusan Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan, FEB UNDIP Semarang (2008) dan Magister Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan di Universitas yang sama (2011-2013). Merintis karir sebagai peneliti diawali menjadi Asisten Peneliti di Laboratorium Studi Kebijakan Ekonomi (LSKE) FEB UNDIP pada 2006. Setelah lulus Sarjana pernah menjadi wartawan ekonomi Suara Merdeka dan bergabung dengan Institute for Economics Research and Social Studies (interess) Semarang 2009-2014, dan Pusat Kajian Pembangunan, LPPM Universitas Diponegoro tahun 2011-2013. Sejak April 2014-sekarang bergabung dengan INDEF. Email : rusli.abdulah@indef.or.id, Twitter : @rabdulah
