Rusli Abdullah's Blog

-thinking-reading-writing-sketching-traveling-


Uncategorised

  • Bagian 2 – Patehan : Pengalaman Mengikuti Global Future Fellows (GFF) 2023: Achieving Food Security Amid Global Tensions

    Siapa suka minum teh ? Tradisi minum teh sudah menyebar ke hampir semua lapisan masyarakat di Indonesia. Mulai dari kota hingga desa, mulai dari hotel bintang 7 hingga pinggir sawah. Teh juga sudah menjelma keberagaman produk turunan mulai dari teh tubruk yang diseduh oleh para sinoman ketika menyajikan teh hangat kepada para tamu undangan sebuah… Continue reading

  • Mengawal Ekonomi Kurban

    Artikel telah dipublikasikan di Rubrik Opini Harian Republika, 2 Juli 2022. Setelah dua tahun pandemi, aktivitas kurban kembali bergeliat seiring menurunnya grafik kasus pandemi. Mobilitas dilonggarkan, grafik aktivitas ekonomi berangsur pulih yang berdampak pada pulihnya kondisi ekonomi masyarakat. Ini kebahagiaan tersendiri bagi umat Islam, terutama peternak dan pedagang ternak hewan kurban. Setelah “puasa” dua tahun,… Continue reading

  • Pemerintah Disarankan Buat Peta Transisi Minyak Goreng Wajib Kemasan

    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Ekonom dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Rusli Abdullah menyarankan pemerintah agar membuat peta transisi menuju minyak goreng wajib kemasan. Hal itu agar para produsen minyak goreng curah dapat lebih siap untuk menerapkan wajib kemasan. “Larangan minyak goreng curah dan mewajibkan kemasan jangan sampai batal, harus ada sebuah peta jalan transisi ke arah sana.… Continue reading

  • Harga pangan dunia tertinggi sejak 2014, Indonesia perlu waspada

    Harga pangan di pasar global secara perlahan tapi pasti terus menanjak naik akibat pertumbuhan permintaan tak diikuti kenaikan pasokan. Harga pangan saat ini, bahkan merupakan yang tertinggi sejak 2014. Sejumlah kalangan meminta pemerintah menyiapkan langkah khusus agar kenaikan harga itu tidak berdampak pada Indonesia. Menurut Peneliti Center of Food, Energy, and Sustainable Development Institute for… Continue reading

  • Never Ending Face Problem of Indonesia’s Palm Oil

    This is my English version of my article “Bagi Industri Sawit, Badai Belum Berlalu” that published in Watyutink Media Online. After the winning of Indonesia’s lawsuit against EU policy in the imposition of Anti Dumping Import Duty on Indonesian biodiesel products in World Trade Organization (WTO), there are still obstacles to our palm oil. The… Continue reading

  • Tantangan Perbankan Syariah

    Perkembangan perbankan Syariah pasca dikeluarkannya fatwa tentang riba, tidak semulus yang dibayangkan. Pasca adanya fatwa, banyak pihak yang berpendapat bahwa hal ini merupakan angin segar bagi perbankan Syariah berupa semakin meningkatnya nasabah yang berdampak pada kinerja perbankan Syariah. Namun, anggapan tersebut tidak 100% benar. Faktanya, hingga saat ini perbankan Syariah di Indonesia menghadapi tantangan berat… Continue reading

  • Pertumbuhan Autopilot 5%

    Ekonomi Indonesia bisa tumbuh pada kisaran 5% pada tahun ini dengan kondisi autopilot. Kondisi tersebut adalah belanja pemerintah berjalan, minimal tidak berkurang, serta konsumsi rumah tangga yang terjaga. Kondisi tersebut didukung oleh ekspor dan investasi yang tidak tumbuh signifikan. Apabila menghendaki pertumbuhan di angka 6%, maka hal yang perlu di dorong adalah ekspor dan investasi. Continue reading

  • Menanti Akhir “PHP” Madam Yellen

    Ibarat orang yang sedang menjalin hubungan asmara, rupiah saat ini sedang dalam masa menanti kepastian dari The Fed. Penantian tersebut berupa jawaban kepastian atas suku bunga The Fed, pasti naik atau tidak. Kepastian, tersebut sangat diperlukan agar rupiah bisa  berstrategi. Jika naik, akan terukur dengan jelas dampak yang ditimbulkan dan otoritas moneter bisa menempuh langkah… Continue reading

  • Pergantian Domain Blog

    This is the post excerpt. Continue reading

About Me

Lahir di Kebumen, Jawa Tengah pada 16 Januari 1985. Menyelesaikan pendidikan S 1 nya di Jurusan Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan, FEB UNDIP Semarang (2008) dan Magister Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan di Universitas yang sama (2011-2013). Merintis karir sebagai peneliti diawali menjadi Asisten Peneliti di Laboratorium Studi Kebijakan Ekonomi (LSKE) FEB UNDIP pada 2006. Setelah lulus Sarjana pernah menjadi wartawan ekonomi Suara Merdeka dan bergabung dengan Institute for Economics Research and Social Studies (interess) Semarang 2009-2014, dan Pusat Kajian Pembangunan, LPPM Universitas Diponegoro tahun 2011-2013. Sejak April 2014-sekarang bergabung dengan INDEF. Email : rusli.abdulah@indef.or.id, Twitter : @rabdulah

Newsletter