Catatan Terhadap HET Beras

 

Ilustrasi Opini - Catatan Terhadap HET Beras

Penulis mengapresiasi Kementerian Perdagangan (Kemendag) yang mengeluarkan beleid harga eceran tertinggi (HET) beras yang berbeda-beda di setiap wilayah dan jenis beras. Ini keputusan rasional, mengingat pembentukan harga beras di setiap wilayah memang berbeda-beda. Banyak faktor yang memengaruhi pembentukan harga beras.  Misal biaya transportasi dari sawah hingga ke konsumen.

Continue reading “Catatan Terhadap HET Beras”

“Free Trader Area” Alun-Alun Kebumen

Ada gula ada semut. Pepatah ini bisa dianalogikan dengan keberadaan alun-alun di pusat kota Kebumen. Fungsinya sebagai ruang publik, alun-alun Kebumen menjadi tempat yang bisa diakses oleh semua lapisan masyarakat. Hal inilah yang kemudian menjadikan alun-alun sebagai gula yang menjadi sumber penghidupan bagi banyak pedagang kaki lima.

Penataan alun-alun yang dibarengi dengan pembuatan pusat jajan Kebumen di Jalan Mayjen Sutoyo belum berhasil mempertemukan kehendak pedagang dan Pemerintah Kabupaten Kebumen. Sikap pedagang yang menolak dipindahkan ke Jalan Mayjen Sutoyo (pojok timur laut alun-alun) berbeda dengan keinginan Pemkab Kebumen.

Continue reading ““Free Trader Area” Alun-Alun Kebumen”

Plus Minus Indonesia Ikut TPP

Globalisasi adalah sebuah keniscayaan di tengah dunia yang semakin terkoneksi. Namun demikian, di tengah keniscayaan tersebut, perlu adanya penyikapan yang arif, bijak, penuh perhitungan serta manfaat dan mudhorotnya terhadap globalisasi serta kerjasama yang menyertainya. Point yang paling penting adalah memperhatikan kepentingan nasional yang ada.

Stiglitz, dalam bukunya, Globalization and Its Discontent (2001) menerangkan bahwa kesuksesan sebuah globalisasi tergantung pada pengelolaannya. Globalisasi akan membawa keuntungan bagi bangsa bangsa di dunia apabila dikelola dengan tetap memperhatikan karakteristik setiap negara. Stiglitz menyebutkan kegagalan globalisasi muncul ketika globalisasi dikelola oleh institusi internasional tanpa memerhatikan karakteristik negara-negara di dunia. Stiglitz mencontohkan contoh globalisasi di sektor keuangan yang dikelola oleh IMF.

Continue reading “Plus Minus Indonesia Ikut TPP”