When Inequality is Inevitable

Inequality is inevitable. However, its existence becomes a scourge for every country in the world if the imbalance that separates the rich and the poor as far west and eastern horizon. As a result, the nation can be ascertained unstable. A melee would be natural in an economy of extreme inequality No country on the earth can realize equal income between its citizen. Even the country with a socialist ideology (politically) such as China.

Continue reading “When Inequality is Inevitable”

Never Ending Face Problem of Indonesia’s Palm Oil

This is my English version of my article “Bagi Industri Sawit, Badai Belum Berlalu” that published in Watyutink Media Online.

After the winning of Indonesia’s lawsuit against EU policy in the imposition of Anti Dumping Import Duty on Indonesian biodiesel products in World Trade Organization (WTO), there are still obstacles to our palm oil.

The Anti Dumping Import Duty policy was applied by to Indonesia’s palm oil (biodiesel) about 8.8 percent-23.3 percent started from 2013. As a result, Indonesia’s exports of biodiesel to the EU decreased by 42, 84 percent, from 649 million dollars to 150 million dollars in 2016. The value of biodiesel exports fell the most in 2015, amounting?? to only 68 million US dollars.

Continue reading “Never Ending Face Problem of Indonesia’s Palm Oil”

Catatan Terhadap HET Beras

 

Ilustrasi Opini - Catatan Terhadap HET Beras

Penulis mengapresiasi Kementerian Perdagangan (Kemendag) yang mengeluarkan beleid harga eceran tertinggi (HET) beras yang berbeda-beda di setiap wilayah dan jenis beras. Ini keputusan rasional, mengingat pembentukan harga beras di setiap wilayah memang berbeda-beda. Banyak faktor yang memengaruhi pembentukan harga beras.  Misal biaya transportasi dari sawah hingga ke konsumen.

Continue reading “Catatan Terhadap HET Beras”

Tantangan Perbankan Syariah

Perkembangan perbankan Syariah pasca dikeluarkannya fatwa tentang riba, tidak semulus yang dibayangkan. Pasca adanya fatwa, banyak pihak yang berpendapat bahwa hal ini merupakan angin segar bagi perbankan Syariah berupa semakin meningkatnya nasabah yang berdampak pada kinerja perbankan Syariah. Namun, anggapan tersebut tidak 100% benar. Faktanya, hingga saat ini perbankan Syariah di Indonesia menghadapi tantangan berat yang harus segera dicarikan solusinya.

Continue reading “Tantangan Perbankan Syariah”

Pertumbuhan Autopilot 5%

Ekonomi Indonesia bisa tumbuh pada kisaran 5% pada tahun ini dengan kondisi autopilot. Kondisi tersebut adalah belanja pemerintah berjalan, minimal tidak berkurang, serta konsumsi rumah tangga yang terjaga. Kondisi tersebut didukung oleh ekspor dan investasi yang tidak tumbuh signifikan. Apabila menghendaki pertumbuhan di angka 6%, maka hal yang perlu di dorong adalah ekspor dan investasi.

Continue reading “Pertumbuhan Autopilot 5%”

Lebaranomics

Salah satu momen pendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia adalah momen hari raya, salah satunya Hari Raya Idul Fitri. Hal ini karena pada momen hari raya, konsumsi masyarakat kita meningkat drastis, terutama masyarakat Muslim. Makanan, sandang, dan jasa (transportasi dan pembayaran) adalah komoditas dan sektor paling banyak disasar. Namun, ada satu hal yang menjadi penghambat momen pemantik pertumbuhan tersebut yakni suplai barang dan logistik.

Continue reading “Lebaranomics”

Di Balik Stabilitas Harga

Momen puasa dan Lebaran tahun ini menjadi nafas segar bagi pemerintah, terutama Kementerian Perdagangan yang tidak kelimpungan dalam menjaga harga kebutuhan pangan. Namun demikian, di balik “keberhasilan” itu, terdapat sebuah lampu kuning yang perlu diperhatikan secara betul, yakni penurunan daya beli masyarakat.
Stabilitas harga memang dibutuhkan selama momen puasa dan hari raya. Pada momen inilah permintaan sedang dalam kondisi yang tinggi. Penulis melakukan pengamatan pergerakan harga seminggu sebelum puasa dan seminggu sebelum Lebaran di tahun 2016 dan 2017. Pilihan seminggu sebelum Lebaran disebabkan ketersediaan data yang ada.

Continue reading “Di Balik Stabilitas Harga”